Showing posts with label Organisasi Dunia. Show all posts
Showing posts with label Organisasi Dunia. Show all posts

Thursday, March 8, 2012

Negara-negara di Kawasan Asia Tenggara ( ASEAN )



1. INDONESIA

Ibu kota : Jakarta
Merdeka : 17 Agustus 1945

Letak Astronomis
6o LU – 11o LS dan 95o BT – 141o BT
Batas Wilayah
Utara : Laut China Selatan
Selatan : Samudra Hindia
Barat : Samudera Hindia
Timur : Papua Nugini dan Timor Leste

Iklim: Tropis, Laut, dan Muson
Suhu rata-rata pertahun 26o C 
Dipengaruhi angin muson barat dan timur 

Penduduk (suku)
Suku asli Melayu, Betawi, Jawa, Sunda, Batak, Tengger, Baduy, Toraja, Dayak, Asmat, Banjar, Sasak, Bali, dll.

Bentang Alam
Wilayah Indonesia terdiri atas daratan dan lautan. Wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan dan mempuyai wilayah yang sangat luas menyebabkan Indonesia memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Selain itu, bentuk muka bumi Indonesia tidak rata, ada bagian yang rendah, datar, dan bergelombang. Gunung tertinggi di Indonesia adalah Gunung Jaya Wijaya. Danau terbesar adalah Danau Toba. Sungai terpanjang adalah Sungai Kapuas, dan Sungai terbesarnya adalah Sungai Musi.

Perekonomian
Indonesia merupakan negara berkembang yang mata pencahariannya di bidang pertanian. Hasil pertaniannya adalah padi. Selain itu, Indonesia juga memiiki hasil perkebunaan seperti teh dan kopi. Pertambangan emas, intan, nikel, minyak bumi, dan nikel. Perairan, perindustrian, dan parwisata juga merupakan sektor perekonomian masyarakat Indonesia.

2. SINGAPURA

Ibu kota : Singapura
Merdeka : 2 Agustus 1965

Letak Astronomis
1o 10’ LU – 1o 27’ LU dan 103o 38’ BT – 104o 2’ BT
Batas Wilayah
Utara : Selat Johor
Selatan : Selat Singapura
Barat : Selat Malaka
Timur : Selat Singapura

Iklim: Tropis

Penduduk (suku)
China : 77%
Melayu : 14%
India : 8%
Bangsa Lainnya : 1%

Bentang Alam
Bagian barat terdiri atas perbukitan dan lembah. 
Bagian tengah berupa daerah perbukitan dengan puncak bukit tertinggi adalah bukit timah (581 m).
Bagian timur berupa daerah dataran rendah dan rawa-rawa. 
Sungai yang terdapat di Singapura adalah Sungai Kranji dan Sungai Jurong. Singapura memperluas wilayahnya dengan reklamasi pantai dengan pengurukan pasir.

Perekonomian
Perekonomian Singapura sangat bergantung pada jasa perbankan, perdagangan, perhubungan, dan perindustrian. Industri Singapura menghasilkan kapal, elektronik, dan bahan makanan. Pertanian di Singapura memiiki areal yang sempit, oleh karena itu areal tanah pertanian ditambah dengan cara menimbun tanah yang berawa-rawa di tepi pantai. Hasil pertanian antara lain buah-buahan, sayuran, dan anggrek. Peternakan di Singapura terdapat di sekitar kota. Hewan ternak tersebut antara lain unggas dan sapi perah. Kawasan industri di Singapura terdapat di daerah Jurong.

3. MALAYSIA

Ibu kota : Kuala Lumpur
Medeka : 31 Agustus 1957 (Merdeka penuh 16 September 1963)

Letak Astronomis
1o LU – 7o LU dan 100o BT – 119o BT
Batas Wilayah
Utara : Laut China Selatan (Muangthai)
Barat : Selat Malaka
Timur : Indonesia dan Laut Sulu
Selatan : Indonesia dan Sngapura

Iklim: Tropis, suhu antara 24o C – 35o C

Penduduk (suku)
Sebagian besar suku Melayu dan China, sebagian lainnya India, Arab, dan Semang (asli).

Bentang Alam
Wilayah Negara Malaysia terbagi atasdua wilayah, yaitu Malaysiia Barat dan Malaysia Timur. Luas keseluruhan ± 330.434 km2. 
1. Wilayah Malaysia Barat adalah semenanjung Malaka yang terdiri atas sebelas negara bagian. 
2. Wilayah Malaysia bagian timur terletak di sebelah utara Kalimantan. Wilayah ini terdiri atas dua negara bagian, yaitu Sabah dan Serawak.
Di semenanjung Malaka terdapat pegunungan dengan puncaknya yang tertinggi adalah Gunung Tahan (2.190 m). Di wilayah bagian timur terdapat pegunungan dengan puncaknya yang tertinggi yaitu Gunung Kinabalu (4.101 m).

Perekonomian
Kegiatan ekonomi utama penduduk Negara Malaysia adalah di bidang pertanian, pertambangan, dan perindustrian. Pertanian menghasilkan karet, minyak sawit, kopra, the, lada, dan padi. Pertambangan menghasilkan bijih timah, bauksit, bijih besi, dan minyak bumi. Malaysia merupakan penghasil timah terbesar di dunia. Industri Malaysia menghasilkan barang dari baja dan barang elektronik.

4. BRUNEI DARUSSALAM

Ibu kota : Bandar Seri Begawan
Merdeka : 1 Januari 1984

Letak Astronomis
4o LU – 5o 2’ LU dan 114o BT – 115o BT
Batas Wilayah
Utara : Laut China Selatan
Selatan : Malaysia
Barat : Malaysia
Timur : Malaysia

Iklim: Tropis

Penduduk (suku)
Sebagian besar orang Melayu, sisanya orang China, dan Dayak (asli)

Bentang Alam
Brunei Darussalam terletak di Kalimantan Utara. Luasnya ± 5.765 km2. Negara Brunei Darussalam dibagi atas dua wilayah, yaitu wilayah baat dan wilayah timur. Wilayah barat Brunei Darussalam merupakan daerah datarn rendah dan berawa-rawa. Makin ke pedalaman sedikit berbukit-bukit. Adapun wilayah timur merupakan daerah berbukit-bukit. Ketinggian gunung di Brunei Darussalam mencapai 1.850 m (Gunung Pagon). Sungai terpanjangnya adalah Sungai Belait.

Perekonomian
Brunei Darussalam terkenal sebagai negara pengekspor minyak bumi dan gas alam. Barang impor Negara Brunei Darussalam adalah mesin, mobil, barang elektronik, beras, dan gula. Brunei Darussalam termasuk negara di Asia Tenggara yang paling tinggi pendapatan perkapita penduduknya. Hasil pertanian di Brunei Darussalam adalah beras, gula, lada, dan kopra. Sedangkan hasil industrinya adalah tekstil.

5. FILIPHINA

Ibu kota : Manila
Merdeka : 4 Juli 1946

Letak Astronomis
5o LU – 21o LU dan 117o BT 126o BT
Batas Wilayah
Utara : Taiwan
Timur : Samudera Pasifik
Selatan : Laut Sulawesi dan Sulu
Barat : Laut China Selatan

Iklim: Tropik, suhu rata-rata 25o C

Penduduk (suku)
Penduduk asli keturunan Melayu dan sebagian suku Meztiso yakni campuran antara suku Indian dan spanyol. Di daerah pedalaman terdapat suku Negrito.

Filiphina merupakan negara kepulauan. Jumlah pulaunya ± 7.100 buah. Pulau-pulau besar yang terletak di Filiphina adalah Pulau Luzon dan Pulau Mindanao. Kepulauan Filiphina termasuk daerah Pegunungan Lipatan Pasifik. Filiphina memiliki banyak gunung yang masih aktif. Gunung tertinggi di Pulau Luzon adalah Gunung Mayon (2.421 m), dan Gunung tertinggi di Pulau Mindanao adalah Gunung Apo (2.954 m). Gunung yang sering meletus di Filiphina adalah Gunung Sinatubo. Terdapat dataran yang randah dan sempit, pantai curam dan terjal (Fyord), sering terjadi badai tropis. Danau di Filiphina adalah Danau Lanau di Mindanao, Sungai Cagayan di Pulau Luzon, dan Palung laut Moindanao.

Perekonomian
Mata pencaharian penduduk Filiphina adalah di bidang pertanian, pertambangan, dan perindustrian. Hasil pertaniannya adalah padi, kelapa, serat abaka,kopra, tebu, karet, nanas, dan gula. Hasil tambang di Filiphina adalah kobalt, tembaga, emas, nikel, bijih besi, sulfur, chrom, dan minyak bumi. Di Filiphina terdapat balai penelitian padi internasional.

6. THAILAND

Ibu kota : Bangkok
Merdeka : Tidak pernah dijajah

Letak Astronomis
5o LU – 21o LU dan 97o BT – 106o BT
Batas Wilayah
Utara : Myanmar dan Laos
Timur : Laos, Kamboja, dan Teluk Siam
Selatan : Malaysia
Barat : Myanmar dan Samudera Hindia

Iklim: Tropis

Penduduk (suku)
Penduduk asli Bangsa Thai. Sebagian lagi keturunan China dan Melayu.

Bentang Alam
Luas Negara Thailand ± 513,998 km2 . Wilayah Negara Thailand dibagi menjadi empat, yaitu:
Dataran rendah di bagian tengah yang dialiri oleh Sungai Chao Phraya. Daerah ini sangat subur.
Daerah pegunungan di bagian utara dan barat. Dengan puncaknya yang tertinggi adalah Gunung Doi Ithanon (2.594 m)
Pegunungan Kapur di bagian timur.
Semenajung Thailand Selatan yang berupa bukit-bukit rendah yang meluas sampai ke perbatasan dengan Malaysia.
Di Thailand terdapat Plato Korat, dan terdapat pulaTanah Genting Kra Cantara yang berada di antara Teluk Siam dan Laut Andaman.

Perekonomian
Kegiatan ekonomi penduduk Thailand adalah pertanian, kehutanan, pertambangan, dan industri. Hasil pertanian terbesar di Thailand adalah beras. Thailand merupakan lumbung padi di Asia Tenggara. Hasil kehutanannya adalah kayu jati. Sedangkan pertambangan menghasilkan timah dan mangaan. Industri Thailand menghasilkan tekstil, semen, dan barang elektronik. Pariwisata merupakan penghasil devisa utama Negara Thailand. Contoh tempat wisata di Thailand adalah Pantai Pattaya, Chiang May, Ayuttaya, dan Bangkok.

7. MYANMAR

Ibu kota : Yangoon
Merdeka : 4 Januari 1948

Letak Astronomis
9o LU – 28o LU dan 92o BT – 102o BT
Batas Wilayah
Utara : Republik Rakyat China
Timur : Muangthai dan Laos
Selatan : Laut Andaman
Barat : Bangladesh, India 

Iklim: Bagian selatan beriklim tropis dan bagian utara beriklim subtropis. 

Penduduk (suku)
Sebagian besar penduduk Birma keturunan Tibet Birma, sisanya Suku Shan, Karen, Rakhin Mon, dan Kachin.

Bagian selatan Negara Myanmar terdapat garis pantai di sepanjang Teluk Benggala dan Laut Andaman. Di bagian utara yang berbatasan dengan India dan China merupakan pegunungan yang tinggi. Pegunungan ini merupakan bagian dari Pegunungan Himalaya. Di bagian timur terdapat dataran tinggi yang memisahkan antara Myanmar dan Thailand. Di bagian tengah merupakan dataran rendah yang dialiri Sungai Irawadi dan beberapa sungai lainnya. Di Myanmar terdapat Sungai Salwen. Luas Negara Myanmar ± 676.576 km2.

Perekonomian
Hasil utama pertanian di Myanmar adalah padi. Myanmar merupakan penghasil padi terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Thailand. Hasi pertanian lainnya adalah kapas, padi, dan tembakau. Hasil pertambangannya antara lain seng, tembaga, emas, perak, timah, dan minyak bumi. Hasil industri Myanmar berupa semen, tekstil, pupuk, ubin, rami, farmasi, baja, dan makanan ternak.

8. LAOS

Ibu kota : Vientiane
Merdeka : 22 Oktober 1953 dari Perancis dan mengubah bentuk negara dari kerajaan menjadi republik pada tanggal 3 Desember 1975 

Letak Astronomis
16o LU – 22o LU dan 100o BT – 108o BT
Batas Wilayah
Utara : Republik Rakyat China
Timur : Vietnam
Selatan : Kamboja
Barat : Myanmar dan Thailand

Iklim: Musim

Penduduk (suku)
Thai, Khmer, China, Lao Lum, Lao Theung, Lao Sung, dan Yos

Luas wilayah Laos ± 236.800 km2. Negara Laos dikelilingi oleh pegunungan dan hutan lebat. Pegunungan dan dataran tinggi terdapat di sebelah utara dan membentang sepanjang batas timur. Puncaknya adalah Gunung Bia. Sungai Mekhong merupakan sungai penting di Laos. Sungai Mekhong dimanfaatkan juga sebagai sarana transportasi. Laos merupakan satu-satunya Negara di kawasan Asia Tenggara yang tidak memiliki wilayah laut. Di Laos terdapat Plato Bolovens dan Pegunungan Annam.

Perekonomian
Mata pencaharian utama penduduk Laos adalah pertanian. Kegiatan pertanian laos banyak dilakukan di sepanjang Sumgai Mekhong. Hasil utama pertanian Laos adalah padi dan jagung. Hasil peternakan Laos antara lain sapi, babi, kerbau, dan unggas. Hasil pertambangan yang menjadi komodiitas ekspor adalah timah dan garam batu. Perindustrian di Laos menghasilkan timah, kayu jati, pemintalan sutera, keramik, kerajinan kulit dan kerajinan perak.

9. VIETNAM

Ibu kota : Hanoi 
Merdeka : 2 Juli 1976 (gabungan Vietnam Utara dan Selatan)

Letak Astronomis 
102o BT – 110o BT dan 8o LU – 23o LU
Batas Wilayah
Utara : Republik Rakyat China
Timur : Laut China Selatan
Selatan : Laut China Selatan
Barat : Kamboja dan Laos

Iklim: Tropis

Penduduk (suku)
Penduduk asli suku Champa dan Montagnard di selatan, Muang, Tay, dan Nung di utara. Sebagian lainnya suku Khmer dan China. 

Bentang Alam
Negara Vietnam terletak di Semenanjung Indocina. Luas Vietnam kurang lebih 331. 653 km2. Di Negara Vietnam terdapat Plato Tonkin dengan puncaknya Gunung Fan Si Pan, Pegunungan Annam dengan Gunungnya Ngoch Linh, dataran rendah alluvial di sekitar Sungai Mekhong. 

Perekonomian 
Mata pencaharian penduduk Vietnam sebagian besar adalah di bidang pertanian. Hjasil utama pertaniannya adalah padi. Hasil pertanian lainnya adalah jagung, kapas, tebu, ubi jalar teh, buah-buahan, dan tembakau. Hasil pertambangannya adalah emas, bijih besi, timah, gamping, fosfat, dan seng. Hasil industrinya adalah kapal, mesin, semen, kertas, dan kimia.

10. KAMBOJA

Ibu kota : Phnom Penh
Merdrka : 9 November 1953 dari Perancis

Letak Astronomis 
80 LU – 14o LU dan 1020 BT – 1070 BT
Batas Wilayah
Utara : Laos dan Thailand
Timur : Vietnam
Selatan : Teluk Siam
Barat : Thailand

Iklim: Tropis 

Penduduk (suku)
Sebagian besar orang Khmer, selebihnya Suku China dan Vietnam.

Bentang Alam
Luas wilayah Kamboja kurang lebih 181.300 km2. Negara Namboja terletak di Semenanjung Indocina. Di Kamboja mengalir Sungai Mekhong. Daerah di sekitar Sungai Mekhong merupakan daerah subur. Pegunungan Cardaman panjangnya 160 km melintasi perbatasan dengan Thailand. Di Thailand terdapat Dataran rendah Tonle Sap, dan Sungai Mekhong. Dataran tinggi Ratanokiri dan Mondolkiri. Danau Tonle Sap dan Pegunungan Phnom Aural.

Perekonomian
Mata pencaharian utama penduduk Kamboja adalah di bidang pertanian. Daerah pertanian terdapat di sepanjang Sungai Mekhong dan di sekitar Danau Tonle Sap. Padi termasuk hasil pertanian Kamboja yang terbesar. Di samping tanaman padi, Kamboja juga memproduksi karet dalam jumlah yang sangat besar. Hasil pertambangan di Negara Kamboja adalah bijih besi, emas, tembaga, dan batu bara. Industry di Kamboja adalah tekstil, pengolahan, kayu, kertas, semen, dan penggilingan padi.

11. TIMOR LESTE

Ibu kota : Timor Timur
Merdeka : 20 Mei 2002 (lepas dari Indonesia)

Letak Astronomis
8o LS – 10o LS dan 125o BT – 128o BT
Batas Wilayah
Utara : Selat Umbai dan Selat Wetar (Indonesia)
Selatan : Samudera Hindia
Barat : Provinsi NTT (Indonesia)
Timur : Laut Arafuru

Iklim: Tropis 

Penduduk (suku)
Suku Tetum, Belu, Galolo. Campuran Melayu dan Papua.

Bentang Alam
Wilayah Negara Timor Leste terdiri atas dua wilayah terpisah yang sebagian wilayahnya terdapat di Provinsi NTT Indonesia. Alam Timor Leste sebagian besar tidak subur. Juga miskin sumber daya alam. SDA yang dimiliki hanyalah tambang minyak bumi di Selat Timor. Gunung tertinggi adalh Gunung Tata Mailau dan danaunya adalah Danau Surubel.

Perekonomian
Timor Leste masih bergantung dengan pasokan barang-barang dari Indonesia melalui Provinsi NTT. Timor Leste menggunakan mata uang US$. Timor Leste mengharapkan bisa mengekploitasikan minyak bumi di celah Timor (Timor Gab). Namun masalah perbatasan masih menjadi kendala untuk segera melakukan eksploitasi. Hasil pertanian di Timor Leste adalah kopi, padi, kedelai, dan kopra. Hasil pertambangannya adalah emas, minyak bumi, mangaan, dan gas alam. Hasil industrinya adalah tekstil, air mineral, dan pengolahan kopi.

....READ MORE - Negara-negara di Kawasan Asia Tenggara ( ASEAN )

Sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Sejarah PBB –  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945. Pada tahun 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB. PBB dalam bahasa Inggris adalah United Nations atau disingkat UN merupakan sebuah organisasi international yang beranggotakan hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial. Sejak didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 sedikitnya 192 negara menjadi anggota PBB. Semua negara yang tergabung dalam wadah PBB menyatakan independensinya masing-masing, selain Vatikan dan Takhta Suci serta Republik Cina (Taiwan) yang tergabung dalam wilayah Cina pada 1971.
Hingga tahun 2007 sudah ada 192 negara anggota PBB. Sekretaris Jenderal PBB saat ini adalah Ban Ki-moon asal Korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional. Tujuannya adalah memfasilitasi kerjasama dalam hukum internasional, keamanan internasional, pembangunan ekonomi, kemajuan sosial, hak asasi manusia, dan pencapaian perdamaian dunia. PBB didirikan pada tahun 1945 setelah Perang Dunia II untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa, untuk menghentikan perang antara negara, dan untuk menyediakan platform untuk dialog.
Saat ini ada 192 negara anggota (termasuk hampir setiap negara berdaulat di dunia). Organisasi ini memiliki enam organ utama:
1. Majelis Umum (majelis musyawarah utama)
2. Dewan Keamanan (untuk memutuskan resolusi tertentu untuk perdamaian dan keamanan),
3. Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (untuk membantu dalam mempromosikan kerjasama ekonomi dan sosial internasional dan pembangunan)
4. Sekretariat (untuk studi menyediakan, informasi, dan fasilitas yang diperlukan oleh PBB)
5. Mahkamah Keadilan Internasional (organ peradilan primer)
6. Dewan Perwalian PBB (yang saat ini aktif) Sistem PBB lainnya yang menonjol lembaga termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), World Food Programme (WFP) dan Dana PBB untuk Anak-anak (UNICEF). yang paling terlihat tokoh masyarakat PBB adalah Sekretaris-Jenderal, saat ini Ban Ki-moon dari Korea Selatan, yang mencapai pos pada tahun 2007. Organisasi ini didanai dari sumbangan dinilai dan sukarela dari negara-negara anggotanya, dan memiliki enam bahasa resmi: Arab, Cina, Inggris, Perancis, Rusia, dan Spanyol.
Sejarah PBB
Liga Bangsa-Bangsa gagal mencegah Perang Dunia II (1939-1945). Karena pengakuan luas bahwa manusia tidak mampu membeli Perang Dunia Ketiga, PBB didirikan untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa cacat pada tahun 1945 dalam rangka untuk memelihara perdamaian internasional dan meningkatkan kerjasama dalam memecahkan masalah ekonomi, sosial dan kemanusiaan internasional.
Rencana awal beton untuk sebuah organisasi dunia baru dimulai di bawah naungan Departemen Luar Negeri AS pada tahun 1939. Franklin D. Roosevelt pertama menciptakan istilah ‘PBB’ sebagai istilah untuk menggambarkan negara-negara Sekutu. Istilah ini pertama kali secara resmi digunakan pada 1 Januari 1942, ketika 26 pemerintah menandatangani Piagam Atlantik, berjanji untuk melanjutkan usaha perang.
Pada tanggal 25 April 1945, Konferensi PBB tentang Organisasi Internasional dimulai di San Francisco, dihadiri oleh 50 pemerintah dan sejumlah organisasi non-pemerintah yang terlibat dalam penyusunan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. PBB resmi muncul pada 24 Oktober 1945 atas ratifikasi Piagam oleh lima anggota tetap Dewan Keamanan-Perancis, Republik Cina, Uni Soviet, Inggris dan Amerika Serikat-dan mayoritas lainnya 46 penandatangan. Pertemuan pertama Majelis Umum, dengan 51 negara mewakili, dan Dewan Keamanan, terjadi di Westminster Central Hall di London pada Januari 1946.
Organisasi ini berbasis di fasilitas giroskop Sperry Corporation di Lake Success, New York, dari 1946-1952, sebelum pindah ke gedung Markas Besar PBB di Manhattan setelah selesai.
Sejak pendiriannya, ada kontroversi dan kritik dari organisasi PBB. Di Amerika Serikat, lawan awal PBB John Birch Society, yang mulai “mendapatkan US keluar dari PBB” kampanye pada tahun 1959, pengisian bahwa tujuan PBB adalah mendirikan “One World Government.” Setelah Perang Dunia Kedua, Komite Perancis Pembebasan Nasional terlambat harus diakui oleh AS sebagai pemerintah Perancis, dan negara itu awalnya dikeluarkan dari konferensi yang bertujuan menciptakan organisasi baru. Charles de Gaulle mengecam PBB, terkenal menyebutnya le Machin (“yang thingie”), dan tidak yakin bahwa aliansi keamanan global akan membantu menjaga perdamaian dunia, lebih memilih perjanjian pertahanan langsung antara negara.
Dasar Hukum Pendirian PBB
Tak lama setelah berdirinya PBB mencari pengakuan sebagai badan hukum internasional karena kasus Reparasi untuk Cedera Diderita dalam Dinas Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan pendapat yang disampaikan oleh Mahkamah Internasional (ICJ). muncul pertanyaan apakah PBB, sebagai organisasi, telah “kapasitas untuk membawa klaim internasional terhadap pemerintah terkait cedera bahwa organisasi yang diduga telah disebabkan oleh negara itu.”
Pengadilan menyatakan: Organisasi dimaksudkan untuk latihan dan menikmati, dan pada kenyataannya berolahraga dan menikmati fungsi dan hak-hak yang hanya dapat dijelaskan atas dasar kepemilikan ukuran besar kepribadian internasional dan kapasitas untuk beroperasi pada sebuah pesawat internasional
Dengan demikian, Pengadilan telah sampai pada kesimpulan bahwa Organisasi adalah orang internasional. Itu bukan hal yang sama dengan mengatakan bahwa itu adalah suatu Negara, yang pasti tidak, atau kepribadian hukum dan hak-hak dan tugas yang sama dengan yang dari suatu Negara Apa itu berarti adalah bahwa ia adalah subjek hukum internasional dan mampu memiliki hak internasional dan tugas, dan bahwa ini memiliki kapasitas untuk mempertahankan hak dengan membawa klaim internasional.
Organisasi PBB
Sistem PBB berdasarkan lima organ utama (sebelumnya enam-Dewan Perwalian menghentikan operasi pada tahun 1994, setelah kemerdekaan Palau, yang tersisa PBB trustee wilayah); Majelis Umum, Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Dewan Sosial (ECOSOC), Sekretariat, dan Mahkamah Internasional.
Empat dari lima organ utama yang terletak di markas Perserikatan Bangsa-utama yang terletak di wilayah internasional di New York City. Mahkamah Internasional Keadilan terletak di Den Haag, sementara lembaga-lembaga besar lainnya yang berbasis di kantor PBB di Jenewa, Wina, dan Nairobi. Lembaga PBB lainnya tersebar di seluruh dunia.
Enam bahasa resmi PBB, yang digunakan dalam pertemuan antar pemerintah dan dokumen, adalah Arab, Cina, Inggris, Perancis, Rusia, dan Spanyol, Sekretariat menggunakan dua bahasa kerja, bahasa Inggris dan Perancis. Empat dari bahasa resmi adalah bahasa nasional dari anggota tetap Dewan Keamanan (Britania Raya dan Amerika Serikat berbagi bahasa Inggris sebagai bahasa resmi secara de facto), Spanyol dan Arab adalah bahasa dari dua blok terbesar bahasa resmi di luar dari anggota permanen (resmi menjadi Spanyol di 20 negara, Arab dalam 26). Lima dari bahasa resmi dipilih ketika PBB didirikan; Arab ditambahkan kemudian pada tahun 1973. Editorial PBB Manual menyatakan bahwa standar untuk dokumen-dokumen bahasa Inggris adalah penggunaan ejaan Inggris dan Oxford, standar penulisan Bahasa Cina menggunakan aksara Cina yang disederhanakan. Ini menggantikan Tradisional Cina pada tahun 1971 ketika representasi PBB dari China berubah dari Republik Cina ke Republik Rakyat Cina.

....READ MORE - Sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Sejarah Organisasi Negara - negara di Asia Tenggara ( ASEAN )

LATAR BELAKANG

   Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mencatat sejarah baru dengan ditandatanganinya ASEAN Charter (Piagam ASEAN) dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-13 ASEAN di Singapura, Selasa (20/11). Piagam ASEAN tersebut diteken oleh 10 pemimpin negara anggota ASEAN, termasuk Myanmar. Kesepuluh kepala negara atau kepala pemerintahan ASEAN yang membubuhkan tanda tangan pada Piagam ASEAN itu adalah Sultan Hassanal Bolkiah (Brunei Darussalam), PM Hun Sen (Kamboja), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Indonesia), PM Bouasone Bouphavanh (Laos), Abdullah Ahmad Badawi (Malaysia). Selanjutnya, PM Thein Sein (Myanmar), Gloria Maccapagal Arroyo (Filipina), PM Surayud Chulanont (Thailand), PM Nguyen Tan Dung (Vietnam), dan PM Lee Hsien Loong (Singapura).


  Padahal sebelumnya sejumlah pihak mengkhawatirkan PM Myanmar tidak akan ikut menandatangani dokumen tersebut dikaitkan dengan kondisi politik yang memanas di dalam negeri negara itu.


  Selain Piagam ASEAN, juga ditandatangani tiga deklarasi yaitu cetak biru ASEAN Economic Community (AEC), ASEAN Declaration on the 13th Session of the Conference on Climate Change (UNFCCC), dan Conference of Parties Serving as the Meeting of the Parties (CMP) to the Protocol Kyoto Protocol


  Upacara penandatanganan disaksikan sejumlah menteri dari masing-masing negara dan liput sekitar 100 orang media cetak dan elektronik. Usai penandatanganan, para kepala negara melakukan acara bersulang (toast), yang disambut tepuk tangan para hadirin. Selanjutnya para kepala negara melakukan sesi foto bersama, dilanjutkan dengan foto bersama dengan para menteri luar negeri, dan anggota The Eminent Persons Group (EPG) and Members of High Level Taskforce (HTLF).

 
Tonggak Sejarah



  Piagam ASEAN disebut tonggak sejarah baru karena baru dimiliki ASEAN setelah 40 tahun berdiri. Piagam ASEAN merupakan dokumen yang diharapkan akan mentransformasikan ASEAN dari sebuah asosiasi menjadi suatu organisasi regional yang memiliki leader personality, dan mekanisme dan struktur organisasi yang lebih jelas. Salah satu organ ASEAN yang akan dibentuk sesuai piagam ini adalah Badan HAM ASEAN

 Piagam itu terdiri dari pembukaan, 13 bab, dan 55 pasal. Pasal-pasalnya menegaskan kembali prinsip-prinsip yang tertuang dalam seluruh perjanjian, deklarasi, dan kesepakatan ASEAN

  Dalam penyusunan piagam itu, Indonesia telah menunjukkan kepemimpinannya dalam mendorong disepakatinya hal-hal penting seperti prinsip demokrasi, good governance, dan perlindungan HAM. 

 
RUMUSAN MASALAH

 Dari uraian latar belakang tersebut di atas dapat dirumuskan permasalahan 

1. Bagaimana sejarah berdirinya ASEAN ?

2. Tujuan dibentuknya Piagam Asean (Asean Chartered) ?

 
BAB II

PEMBAHASAN

 A. SEJARAH BERDIRINYA ASEAN

   

ASEAN adalah kepanjangan dari Association of South East Asia Nations. ASEAN disebut juga sebagai Perbara yang merupakan singkatan dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara. Gedung sekretarian ASEAN berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Indonesia. ASEAN didirikan tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok. ASEAN diprakarsai oleh 5 menteri luar negeri dari wilayah Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura :

1. Perwakilan Indonesia : Adam Malik
2. Perwakilan Malaysia : Tun Abdul Razak
3. Perwakilan Thailand : Thanat Koman
4. Perwakilan Filipina : Narcisco Ramos
5. Perwakilan Singapura : S. Rajaratnam

Sedangkan terdapat negara-negara lain yang bergabung kemudian ke dalam ASEAN sehingga total menjadi 11 negara, yaitu :

1. Brunei Darussalam tangal 7 Januari 1984
2. Vietnam tangal 28 Juli 1995
3. Myanmar tangal 23 Juli 1997
4. Laos tangal 23 Juli 1997
5. Kamboja tangal 16 Desember 1998


Prinsip Utama ASEAN 

Prinsip-prinsip utama ASEAN digariskan seperti berikut: 
Menghormati kemerdekaan, kesamaan, integritas dan identitas nasional semua negara 
Setiap negara memiliki hak untuk menyelesaikan permasalahan nasionalnya tanpa ada campur tangan dari luar 
Penyelesaian perbedaan atau perdebatan antar negara dengan aman 
Menolak penggunaan kekuatan dan kekerasan 
Meningkatkan kerjasama yang efektif antara anggota 

ASEAN dikukuhkan oleh lima negara pengasas; Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand di Bangkok Proses pembentukan ASEAN dibuat dalam sebuah penandatanganan perjanjian yang dikenal dengan nama “Deklarasi Bangkok”. Adapun yang bertanda tangan pada Deklarasi Bangkok tersebut adalah para menteri luar negeri saat itu, yaitu Bapak Adam Malik (Indonesia), Narciso R. Ramos (Filipina), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand). Pada tanggal 8 Januari 1984, seminggu setelah mencapai kemerdekaannya, negara Brunei masuk menjadi anggota ASEAN. 11 tahun kemudian, tepatnya tanggal 28 Juli 1995. Laos dan Myanmar menjadi anggota dua tahun kemudianya, yaitu pada tanggal 23 Juli 1997. Walaupun Kamboja sudah menjadi anggota ASEAN bersama sama Myanmar dan Laos, Kamboja terpaksa menarik diri disebabkan masalah politik dalam negara tersebut. Namun, dua tahun kemudian Kamboja kembali masuk menjadi anggota ASEAN pada 30 April 1999. 

LOGO ASEAN 

 

Logo ASEAN membawa arti ASEAN yang stabil, aman, bersatu dan dinamik. Warna logo ada 4 yaitu biru, merah, putih dan kuning. Warna tersebut merupakan warna utama lambang negara-negara ASEAN. Warna biru melambangkan keamanan dan kestabilan. Merah bermaksud semangat dan dinamisme sedangkan putih menunjukkan ketulenan dan kuning melambangkan kemakmuran. Sepuluh tangkai padi melambangkan cita-cita pelopor pembentuk ASEAN di Asia Tenggara, yaitu bersatu dan bersahabat. Bulatan melambangkan kesatuan ASEAN. 

 

B. TUJUAN DIBENTUKNYA PIAGAM ASEAN (ASEAN CHARTERED).

  Tahun 2007 bisa dikatakan bersejarah bagi ASEAN. Kawasan ini memiliki tampilan baru. Ada harapan ASEAN akan terstruktur dan tersistematis.

  Semua itu ditandai dengan ditandatanginya Piagam ASEAN (ASEAN Charter) sebagai kerangka “konstitusi bersama” ASEAN.

  Keberadaan sebuah piagam agar bisa lebih mengikat negara-negara anggota sebenarnya sudah cukup lama dikumandangkan di kalangan pemikir ASEAN. Akan tetapi, baru pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN tahun 2003 di Bali, keinginan ASEAN untuk memiliki sebuah piagam bersama itu mulai dikonkretkan.

  Ibarat sebuah perusahaan yang harus memiliki status hukum yang jelas, apakah itu perseroan terbatas (PT) atau perusahaan dagang (PD), ASEAN sebagai organisasi regional yang sudah berusia 40 tahun ini memang sudah seharusnya punya status hukum. Idealnya, dengan adanya status hukum itu, ASEAN lebih punya keleluasaan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, khususnya kalangan pebisnis. Dia (ASEAN) juga bisa memiliki aset, visi, dan misi, serta alat/perangkat untuk mewujudkan visi dan misinya tersebut.

  Piagam ASEAN memang tidak otomatis akan mengubah banyak hal di ASEAN. Malah, piagam itu sesungguhnya makin mengekalkan banyak kebiasaan lama. Misalnya, pengambilan keputusan di ASEAN tetap dengan cara konsensus dan KTT ASEAN menjadi tempat tertinggi untuk pengambilan keputusan jika konsensus tidak tercapai atau jika sengketa di antara anggota terjadi.

  Meski demikian, piagam tersebut hadir di saat yang pas, yaitu ketika kawasan Asia Tenggara ini terus berubah dan negara-negara ASEAN semakin memperluas cakupan kerja sama yang lebih kukuh ke Asia Timur (Jepang, Korea Selatan, dan China), Asia Tengah (India), serta ke selatan (Australia dan Selandia Baru). Juga, KTT Asia Timur yang diselenggarakan beriringan dengan KTT ASEAN.

Tujuan dibentuknya Piagam Asean adalah sebagai berikut

1. Permudah kerja sama

  Adanya Piagam ASEAN secara organisatoris akan membuat negara anggota ASEAN relatif akan lebih terikat kepada berbagai kesepakatan yang telah dibuat ASEAN. Secara teoretis, piagam itu akan semakin mempermudah kerja sama yang dibuat ASEAN dengan mitra-mitra dialognya.

  Jika pada masa lalu mitra ASEAN terkadang mengeluh bahwa kesepakatan yang telah dibuat dengan ASEAN ternyata hanya dilaksanakan dan dipatuhi oleh beberapa negara anggota ASEAN, kini kekhawatiran itu bisa dikurangi.

  Mekanisme kerja yang lebih jelas di ASEAN seperti tertuang dalam Piagam ASEAN itu juga akan mempermudah mitra-mitra atau calon-calon mitra yang ingin berurusan dengan ASEAN. Begitu pula bila di kemudian hari terjadi persengketaan, Piagam ASEAN telah membuat pengaturan umum untuk penyelesaian sengketa itu.

  Lebih penting lagi secara politis, ASEAN kini menegaskan dirinya sebagai organisasi yang menghormati serta bertekad untuk menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dan nilai-nilai demokrasi. Piagam meminta ASEAN menghargai HAM.

  Meski saat ini pelaksanaan kedua hal itu masih jauh dari ideal, setidaknya ASEAN sudah mengakui bahwa penghormatan atas HAM dan demokrasi sebagai nilai-nilai dasar, sama seperti umumnya negara maju. Dengan demikian, hambatan psikologis untuk bekerja sama dengan negara-negara ASEAN seperti sering terdengar selama ini dari beberapa negara maju, setidaknya sudah bisa dikurangi meski hambatan belum sepenuhnya bisa dihapuskan.

2. Tantangan internal

  Keberhasilan ASEAN melahirkan sebuah piagam bersama tidak otomatis bermakna ASEAN yang semakin solid. Tantangan terbesar justru berada di lingkungan internal ASEAN sendiri, khususnya bagaimana agar benar-benar bisa mengimplementasikan piagam itu sehingga ASEAN menjadi kekuatan yang menyatu dan tidak terpecah belah.

  Bagaimanapun, kehadiran Piagam ASEAN, yang di dalamnya mengharuskan para anggota mematuhi apa-apa yang sudah diputuskan bersama oleh ASEAN, akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi beberapa pihak. Mereka ini sebenarnya menaruh keberatan atas keputusan bersama itu. Meski demikian, Piagam ASEAN memang telah didesain sedemikian rupa sehingga tidak terlalu keras terhadap para anggotanya yang belum bisa menaati kesepakatan-kesepakatan yang telah dibuat.

  Celah-celah untuk kompromi yang sering kali diistilahkan banyak kalangan sebagai cara ASEAN (the ASEAN way) masih banyak diakomodasi di dalam piagam tersebut. Di bidang ekonomi, misalnya, Piagam ASEAN menjamin hak negara-negara anggota untuk berpartisipasi secara fleksibel dalam pelaksanaan komitmen-komitmen ekonomi di ASEAN. Begitu pula dalam pelaksanaan prinsip-prinsip “politik” ASEAN, seperti khususnya demokrasi dan penghormatan dan jaminan atas hak-hak asasi manusia, asas yang fleksibel tetap dipertahankan.

  Satu hal penting dalam Piagam ASEAN yang memang sudah selayaknya dilakukan adalah menjadikan organisasi ini sebagai organisasi yang berorientasi pada rakyat atau bukan organisasi birokrat semata. Dengan demikian, dibuka bahkan didorong kesempatan lebih besar kepada warga masyarakat ASEAN untuk berinteraksi satu sama lain dengan lebih intens.

  Pergaulan rakyat ASEAN di kawasan regional dan internasional itu tentu akan berkontribusi positif kepada kerja sama ASEAN dengan mitra-mitranya di seluruh kawasan.

3. Langkah paling maju

Ada tiga rencana ASEAN yang dituliskan di piagam itu. Tiga hal itu adalah menginginkan lahirnya Komunitas Ekonomi ASEAN, Komunitas Keamanan ASEAN, dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN.

  Jangan skeptis dulu dengan rencana pembentukan komunitas itu. Atau jangan melihat realitas sekarang jika ingin menilai prospek pembentukan tiga jenis komunitas itu. ASEAN bisa saja tidak terlihat berwibawa, melihat realitas sekarang, dengan mayoritas anggotanya punya masalah tersendiri yang tergolong berat. Beberapa di antaranya bahkan masih tergolong negara paria.

  Sesungguhnya, rencana pembentukan komunitas itu merupakan refleksi dari tajamnya visi para pemikir ASEAN. Piagam itu disusun para pakar atau figur terkenal di ASEAN. Wakil dari Indonesia adalah mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas.

  Mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas terkesan jengkel dengan analisis pengamat yang relatif selalu skeptis melihat ASEAN. “Mereka itu kadang genit, ya,” demikian kalimat lucu dari Ali Alatas mengomentari piagam yang disambut dingin oleh pengamat.

4. Piagam merefleksikan pandangan jauh ke depan. 

  Bahkan, piagam secara tersirat akan membuat ASEAN malu jika tidak bisa memenuhinya di kemudian hari. Inilah sumbangsih para pemikir ASEAN. Ini merupakan bukti bahwa para pakar ASEAN tidak dungu, tetapi punya sudut pandang yang strategis menuju masa depan.

  Hal ini diperkuat lagi dengan rencana pemerintah ASEAN, yang pada November lalu, di Singapura, sudah menandatangani deklarasi pembentukan Komunitas Ekonomi ASEAN pada tahun 2015. Bahkan, pada tahun 2008 sudah ada langkah untuk mewujudkan komunitas ekonomi ini. Tujuan akhirnya adalah aliran barang, jasa, warga yang relatif lebih bebas di ASEAN.

  Ini strategis mengingat contoh empiris, negara kaya di dunia menjadi makmur karena mobilitas itu. Para teknokrat ekonomi dan para figur terkenal ASEAN sudah memberi contoh soal penyusunan langkah ke depan.

  Sekarang ini, eksekusinya ada di lingkungan pemerintah di ASEAN yang sarat problem, bahkan masih suka menyiksa rakyat.

  Apakah junta Myanmar tahu piagam, atau lebih percaya piagam ketimbang paranormal? Ini hanya contoh kecil. Tetapi sudahlah, semoga waktu akan mengubah perangai dan perilaku sebagian pemerintahan di ASEAN, yang juga masih sering sekadar berkomitmen dan tidak bertindak nyata. Setidaknya mereka masih mau menorehkan sejarah baru dengan menandatangani Piagam ASEAN dan juga cetak biru Komunitas Ekonomi ASEAN 2015

5. Strategis

  Piagam itu sendiri dinilai strategis karena akan menjadi landasan hukum yang menjamin integrasi politik, sosial, ekonomi, budaya, keamanan, demokratisasi, perlindungan hak asasi, dan pelestarian lingkungan.

  Pembuatan piagam merupakan terobosan penting dalam sejarah ASEAN, yang selama 40 tahun lebih bersifat peguyuban. Dalam menghadapi tantangan 40 tahun kedua, ASEAN memang membutuhkan pijakan hukum yang lebih jelas dalam membangun blok politik dan ekonomi.
....READ MORE - Sejarah Organisasi Negara - negara di Asia Tenggara ( ASEAN )

Info Lainnya