Friday, May 18, 2012

Kebutuhan Menurut Intensitas Kegunaan

Kebutuhan menurut intensitas (tingkat) kegunaan diukur dengan
prioritas atau ukuran tingkat penting suatu kebutuhan. Macammacam
kebutuhan menurut intensitasnya yaitu:


1) Kebutuhan Primer


Kebutuhan primer (pokok) adalah kebutuhan minimal yang
mutlak harus dipenuhi untuk hidup sebagai layaknya manusia.
Tahukah Anda apa saja yang termasuk
kebutuhan ini? Kebutuhan primer meliputi
makanan dan minuman, pakaian, serta tempat
tinggal.
Dalam hal kebutuhan makanan, untuk hidup
sehari-hari dibutuhkan rata-rata 2.100–2.500
kalori per hari. Sedangkan untuk kebutuhan
rumah, masalahnya bukan hanya ada tidaknya
tempat berteduh, tetapi juga tersedianya
penerangan listrik, sumber air bersih, tempat
mandi, buang air, sanitasi, keamanan, dan
sebagainya. Demikian pula untuk pakaian,
setidaknya baju harus layak digunakan. Pada
perkembangannya kebutuhan primer ini juga
menyangkut kebutuhan akan pendidikan. Sebab
dengan pendidikan, orang dewasa memiliki
keterampilan di bidang tertentu untuk bekal
mencari nafkah sendiri.



2) Kebutuhan Sekunder


Manusia adalah makhluk yang berbudaya
dan bermasyarakat, sehingga
keberadaannya menuntut kebutuhan
selain kebutuhan primer. Kebutuhan yang
dipenuhi setelah kebutuhan primer
disebut kebutuhan sekunder (tambahan).
Kebutuhan sekunder terkait erat dengan
faktor lingkungan hidup dan tradisi
masyarakat serta faktor psikologis.
Orang yang mempunyai kedudukan di
masyarakat sering merasa harus mempunyai
kebutuhan supaya dipandang
layak, misalnya pakaian pesta, sepatu
bermerek, komputer, sumbangan atau
sedekah dan lain sebagainya.



3) Kebutuhan Tersier


Setelah kebutuhan pokok dan kebutuhan tambahan terpenuhi
akan muncul kebutuhan tersier (barang mewah) untuk dipenuhi.
Kebutuhan tersier lebih terarah pada tujuan untuk mempertinggi
status sosial (prestise) seseorang atau terkait dengan hobi dan
kegemaran tertentu. Contoh kebutuhan tersier adalah mobil
mewah, perhiasan, vila, dan lain-lain.
Perlu Anda ketahui bahwa penggolongan kebutuhan menurut
intensitasnya bersifat relatif dan berbeda antara satu orang dengan
lainnya. Semua itu tergantung dari pendapatan, tingkat pendidikan,
kepentingan, lingkungan, dan keadaan sosial budaya daerah
setempat. Ada barang yang tergolong sebagai kebutuhan tersier
bagi seseorang, namun bisa menjadi kebutuhan sekunder bagi orang
lain. Misalnya, satu perangkat komputer yang canggih
merupakan kebutuhan mewah bagi seorang ibu rumah tangga.
Namun, bagi seorang programer (pembuat program) komputer,
keberadaan komputer tersebut merupakan kebutuhan pokok.

1 comment:

Info Lainnya